Pembangunan Perumahan BENA GARDEN diduga mengganggu lingkungan rumah Masyarakat.

Medan,IvoryNews.co.id – Beberapa warga Jl. Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala ,Kecamatan Medan Johor, Medan ; merasa keberatan atas adanya penimbunan tanah yang dilakukan di lokasi Perumahan Bena Garden.

Oleh Pemilik Perumahan Bena Garden tanah ditimbun di lokasi perumahan karena sebelum adanya rencana perumahan ,lokasi/lahan tanah tersebut sangat rendah dan dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga sekitar. Penimbunan tanah dilakukan  menjadi lokasi perumahan lebih tinggi dari rumah warga sekitar sehingga jika hujan turun maka air mengalir dan merembes ke rumah warga.

“ Pihak Perumahan Bena Garden tidak membuat saluran air sehingga air mengalir ke rumah kami “ cetus salah seorang warga Andi P.

Banyak warga yang merasa keberatan namun tidak tau bagaimana mengambil sikap selain mengeluh dan mangadu kepada Kepala Lingkungan.

“ Saya sudah lapor ke Kepala Lingkungan dan disuruh buat keberatan dengan tertulis aja supaya lebih kuat . Jadi sudah saya buat surat keberatan kepada pihak Perumahan Bena Garden , tapi belum ditanggapi“ ungkap Andi lagi.

Perumahan Bena Garden , seperti yang tertulis di Surat ijin Membangun Membangun (SIMB) adalah milik Nursianna br. Surbakti , warga Jl. Karet Raya No. 58 N ; namun informasi yang diperoleh dari pengawas perumahan bahwa pemilik bangunan perumahan adalah Hansen Tanjaya.

Sampai berita ini ditulis , awak media belum dapat melakukan konfirmasi dengan Nursianna dan Hansen Tanjaya karena tidak mau ditemui awak media…(GSM)           

Mungkin Anda Menyukai

Translate »