Gubsu Menghadiri Rakernis Fungsi Binmas Di Mapoldasu

Medan– IvoryNews.co.id
Polda Sumut dilaksanakan Rakernis  Fungsi Binmas Jajaran Polda Sumut di Aula Tribrata. Dalam acara tersebut turut hadir Gubernur Sumatera Utara Ir. T. Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Drs. Andi Ludiyanto, para Pejabat Utama Polda Sumut, Para Narasumber Internal/Eksternal, Kapolsek, Kasat Binmas, Kanit Binmas jajaran Polda Sumut, Bhabinkamtibmas sejajaran Polda Sumut, Baur Baket Intel Polda Sumut. 
 
Peserta yang ikut dalam rakernis sebanyak 439 personel dan pelaksanaan rakernis dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 5 s/d 6 April 2017 dengan tema “Fungsi Binmas Jajaran Polda Sumatera Utara Siap Mewujudkan Polisi Yang Profesional, Modern dan Terpercaya”.
Maksud pelaksanaan kegiatan Rakernis fungsi Binmas Polda Sumut TA. 2017 sebagai sarana untuk mengoptimalkan dan memastikan kesiapan fungsi Binmas dan jajarannya guna mendukung program pemerintah dan kebijakan pimpinan Polri.
 
Tujuannya untuk terhimpunnya hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan renja fungsi Binmas TA.  2017, terlaksananya komander wish Kapolri dan Kapolda Sumut, kesiapan fungsi Binmas sejajaran Polda Sumut dalam rangka penyelenggaraan harkamtibmas guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pungkas Kasubbid Penmas AKBP MP. Nainggolan. Rabu (5/4/17).
Dalam amanatnya, Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumut atas kesediaannya menghadiri Rakernis ini, terima kasih dan penghargaan yang tinggi saya sampaikan atas dukungan dan kerjasama yang sinergis bersama Polda Sumut. 
 
Rakernis ini sebagai momen untuk evaluasi, memberikan motivasi, berbagi informasi dan menyampaikan arah/bijak pimpinan serta menjawab persoalan dan tantangan tugas Polri dalam membangun pastisipasi publik dalam harkamtibmas. 
 
Kebijakan pimpinan terkait fungsi Binmas dimana program Promoter point 3 “Penanganan Kelompok Radikal Pro Kekerasan dan Intoleransi yang Lebih Optimal”. Bebernya
 
Deteksi dini dan deteksi aksi dalam rangka pemetaan kelompok radikal, pro kekerasan dan intoleransi, Membangun daya cegah dan daya tangkal masyarakat, Kerjasama dengan stake holder, Intensifkan dialog di kantong–kantong kelompok radikal dan intoleransi, penegakan hukum optimal. 
 
Program Promoter point 7 “Bangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kamtibmas”, membangun daya cegah dan daya tangkal terhadap terorisme, narkoba, separatism dan ideologi anti Pancasila, pemenuhan Bhabinkamtibmas 1 bhabin 1 Desa / Kelurahan secara bertahap, pemanfaatan alat–alat pengamanan berbasis teknologi, penguatan pembinaan Polsus dan Pamswakarsa serta korwas PPNS.

Kapolda Sumut dalam kebijakannya “Polisi Masa Depan”, kebijakan berkaitan dengan fungsi Binmas adalah 3 pilar plus yaitu

1. Pencegahan terhadap kriminalitas dengan mengedepankan fungsi Bhabinkamtibmas bermitra dengan Babinsa, Kades/Lurah dan Tokoh Masyarakat dengan kegiatan Binlu, Door to Door system, sambaing Desa dll.

2. Fungsi deteksi dini mencari potensi timbulnya gangguan kamtibmas dan melaporkan kepada pimpinan,

3. Problem Solving menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan kearifan local.

Permasalahan fungsi Binmas saat ini dimana jumlah Bhabinkamtibmas belum ideal karena saat ini jumlah Bhabinkamtibmas 2.388 orang sedangkan jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 6.100 desa (kurang 3.763 orang) dengan demikian satu Bhabinkamtibmas saat ini membina 3 Desa, masih ada Bhabinkamtibmas yang merangkap jabatan sebanyak 579 orang, belum cukupnya ranmor untuk mendukung mobilitas Bhabinkamtibmas (ranmor roda 2 saat ini 590 unit, kurang 1.748 unit), dukungan operasional belum memadai.

Gubernur Sumut juģa mengatakan, kegiatan ini sebagai bagian agenda kerja dari sinergi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara. 

 
Dan Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara yang penting ini, dan kita menyadari bahwa untuk menjamin kelangsungan aktifitas masyarakat dan mendorong pembangunan nasional maka stabilitas kamtibmas mutlak diwujudkan. 
 
Dalam memelihara kamtibmas Polri merupakan garda terdepan dan sebagai aparat penegak hukum melaksanakan upaya – upaya maupun tindakan yang diwujudkan dalam kegiatan operasi Kepolisian baik yang sifatnya rutin maupun khusus. 
 
Bukan hanya itu, Gubsu juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah, Polri serta TNI dan seluruh lapisan masyarakat, untuk itu dalam mengemban tanggung jawab ini dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan sinergitas. 
 
Sehingga situasi yang kondusif dapat terwujud dan ini terkait point pertama dari 9 Nawacita Presiden Joko Widodo yaitu menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman pada seluruh warga Negara. 
 
Dalam memelihara kamtibmas mempunyai tantangan yang besar terutama dalam era Demokrasi saat ini sehingga dibutuhkan kerjasama dan koordinasi terpadu. Ucap AKBP Nainggolan.
 
Pemerintah Sumatera Utara tidak dapat berbuat banyak untuk menciptakan situasi yang kondusif tanpa peran serta Polri dalam hal ini Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan, Pemerintah Provinsi Sumut siap meningkatkan kerjasama dan sinergitas yang sudah terbangun selama ini dan mendukung tugas dan peran Kepolisian khusunya Bhabinkamtibmas dalam memelihara ketertiban dan keamanan Sumatera Utara.

Selesai acara dilanjutkan Rakernis fungsi Binmas dengan narasumber dari Internal dan Eksternal yaitu Ka BNNP Sumut, Kapusham Unimed, Kakesbanglinmas Provinsi Sumut dan MOI Sumut. Tandasnya. (Ivo-02)

 

Mungkin Anda Menyukai

Translate »