Kapolri ikuti Seminar Nasional IMM di Aula Asrama Haji Medan

Medan, — IvoryNews.co.id
 
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengadakan dialog dan menjadi narasumber Seminar Nasional dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Aula Asrama Haji Medan, Kegiatan dialog dan seminar tersebut diadakan saat pelaksanaan acara Kongres Nasional 2017 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). rabu (17/5/17) 

Acara tersebut, bertema ” Peran Mahasiswa Guna Memperkokoh Kebhinekaan dan Kebangsaan dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI” 

Kapolda Sumut, Gubernur Sumut, Para PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Walikota Medan, Ketua DPP IMM  Taufan Putra Revolusi Korompot, Dewan PW Muhammadiyah Sumut Hasyim Syah Nasution, Otonom Muhammadiyah, Kader IMM, DPD IMM, Turut hadir bersama peserta undangan sekitar 700 orang.

Dalam kesempatan tersebut, adanya isu keagamaan, isu kesukuan  yang mulai muncul saat ini menjadi perhatian serius Kapolri. “Pemuda memegang peranan  penting dalam mendirikan NKRI, di dalam isi Sumpah Pemuda yg diikrarkan oleh seluruh komponen suku dari berbagai wilayah,  terdapat 3 unsur yg penting untuk menyatukan perbedaan baik agama, suku, ras dan keturunan,” beber Jenderal Bintang Empat ini. 

Kapolri menjelaskan, selama 70 tahun Indonesia merdeka, bangsa kita tidak terpecah belah namun kita jangan bersifat underestimate. Menurutnya, konflik  internal maupun eksternal bisa dan kapan saja terjadi.

“Faktor internal yakni masalah ekonomi yg  merupakan salah satu pemecah bangsa… tugas Pemerintah dan Masyarakat adalah untuk memperkecil gate antara yang ekonomi kuat dengan  yang berekonomi lemah. Faktor eksternal yakni situasi politik internasional yang cenderung bersifat anarkis. Oleh karena itu bangsa kita harus memiliki balance of power,” pungkasnya.

Dalam pertemuan Kapolri dengan elemen mahasiswa Muslim besar di Indonesia tersebut, Pemuda Muhammadiyah Sumut mengapresiasi tindakan Polri yang cepat menangani pidana penistaan agama.

“Merebaknya kasus penistaan agama yang dapat mengganggu kamtibmas di Sumut menjadi perhatian masyarakat terutama Pemuda Muhammadiyah. Contoh kasus penistaaan agama di Medan seperti Anthoni Hutapea yang berprofesi pengusaha dan Bangun Prima Ekapersada yang juga mahasiswa aktif unimed secepat mungkin direspon oleh pihak Kepolisian.” ucap Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sumut Basir Hasibuan.

Basyir juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan atas kesigapan mengatasi konflik dimasyarakat. Ketika kasus kasus seperti ini cepat diatasi maka Sumatera Utara akan aman dan tentram. Kegiatan berlangsung lancar dan aman hingga pukul 13.30 Wib untuk selanjutnya Kapolri dan rombongan bertolak ke Markas Polda Sumut untuk makan siang bersama personil,  dilanjutkan memberikan penghargaan kepada personil Polda Sumut yang berprestasi. (Ivo-02) 

Mungkin Anda Menyukai

Translate »