Kapoldasu ungkap kasus peredaran narkoba bulan Mei, di depan ruang jenazah RS Bayangkara Medan

MEDAN ,  — IvoryNews.co.id 

Press rilis Kapoldasu di depan ruang jenazah rumah sakit Bayangkara Medan, minggu tgl 4 juni 2017 pukul 14.30 wib, dengan agenda penangkapan narkotika jenis sabu  seberat 9940 gram ( 9.94 kg ).

 Polda Sumatera Utara berhasil gagalkan peredaran narkoba jenis sabu ( kelas I) sejumlah 9.94 kg sabtu tgl 06 mei 2017 pkl 6.30 Wib. Anggota team unit 1 Subdit III Didresnarkoba Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap tersangka MS di jln Lukman Hakim Clasik III no 19 kel.Tanjung Sari, Kec. Medan Sunggal,  Medan tepatnya di depan rumah tersangka.

Pada saat penangkapan didapati barang bukti 1 ( satu) koper warna hitam  yang berisikan narkoba jenis sabu ,satu unit HP merek samsung warna hitam,satu unit HP  merek Apel warna hitam silver, satu unit mobil warna hitam merek Honda Oqyssey BK 1414 AB  milik MS. Dari keterangan tersangka ,narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari AJ kemudian petugas kepolisian melakukan penangkapan terhadap AJ  dan SF  di jalan AH Nasution Kecamatan Medan Johor , persisnya di persimpangan lampu merah dan dari tersangka AJ dan SF disita barang bukti berupa satu unit HP merek Huawei warna hitam dan satu unit mobil Kijang Inova warna abu abu B K 1258  ZM , sedangkan dari tersangka SF disita barang bukti berupa,satu unit HP merek Samsung warna hitam.

Pada saat interogasi , tersangka AJ mengaku barang bukti sabu tersebut diperoleh dari SS ( DPO) dan AJ menerangkan ianya menyuruh ZK als DUN di jalan Karo Belawan, Kecamatan Medan Belawan untuk menjemput narkotika jenis sabu tersebut ke jaring halus Bagan Kabupaten Langkat. Kemudian pada hari itu juga tgl 06 Mei 2017 pkl 17.00 Wib petugas melakukan penangkapan ZK als DUN di Jalan Karo kecamatan Medan Belawan Kota Madya Medan tepatnya di pinggir jalan. Dan dari tersangka disita barang bukti satu unit HP merekNokia warna hitam, tersangka  ZK menerangkan bahwa ia disuruh oleh AZ untuk menjemput barang narkotika jenis sabu tersebut dari SS ( DPO) dengan dijanjikan upah Rp 15.000.000,- … selanjutnya keempat tersangka tersebut dibawa ke mako ditres narkoba Poldasu untuk proses perkara lebih lanjut.

Akibat perbuatannya tersangka dapat dijerat pasal 114 ayat (1) ,ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) jo.pasal 132 ayat (1)  UU R I  No 35 tahun 2009 , tentang Narkotika dengan pidana penjara 5 thn dan paling lama 20 tahun,atau pidana mati maupun pidana seumur hidup.(MM)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »