Polsek Medan Kota Bantah Tangkap Bandar Narkoba

Medan, — IvoryNews.co.id
Penangkapan Pedro yang berumur sekitar 25 tahun,warga Jalan Amaliun Gg Umanat, Kel.Komat, Kecamatan Medan Area di daerah rumahnya, Kamis (8/6/2017) sekira pukul 16.00 wib, atas kepemilikan narkoba jenis sabu, merambat kepada bandar besar yang dikenal dengan nama Majelus.
Menurut keterangan salah seorang warga yang berinisial AA  (41), warga sekitar rumah pelaku, bahwa sore itu Pedro diciduk oknum polisi dengan barang bukti 4 paket sabu seharga masing- masing 100 ribu.
“Warga yang menyaksikan bilang bahwa yang menangkap Polsek Medan Kota,” katanya.
Selanjutnya AA mengatakan, bahwa Pedro yang tertangkap tangan, akhirnya menyebutkan bahwa sabu yang dimilikinya, kepunyaan Pasutri atas nama Majelus dan Tika, warga satu Gang dengan dirinya.
“Makanya Polisi yang katanya dari Polsek Medan Kota langsung menuju rumah Majelus yang juga tetangga rumah pedro,” ungkapnya.
Namun, AA kembali mengatakan bahwa Polisi tidak menemukan Majelus, tetapi hanya menemukan Tika, wanita gemuk dengan rambut cat pirang.
“Kabarnya dari warga yang lain bahwa polisi langsung mencari keberadaan Majelus dari istrinya,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa petugas Polsek Medan Kota yang saat itu mengendarai 2 unit mobil Avanza Biru dan Sedan pada hari yang sama akhirnya menangkap Majelus yang berbadan sedikit gemuk di pinggir Jalan Puri Gg Nangka Kecamatan Medan Area berdasarkan keterangan istrinya.
“Saat itu banyak warga yang menyaksikan penangkapan Majelus yang sering menggunakan topi itu,” tuturnya.
Ketika Awak media mencoba mengkonfirmasi Iptu Herman dari Polsek Medan Area tentang penangkapan bandar sabu Majelus di wilayah hukumnya, mengatakan bahwa tidak ada personilnya dari Polsek Medan Area melakukan penangkapan di Jalan Amaliun.
“Nggak ada bang dari Polsek kita melakukan penangkapan tersebut,” ungkapnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budiman saat dikonfirmasi awak media, Kamis (8/6/2017)  enggan mengangkat telpon walaupun nada masuk dan juga tak membalas sms yang dilayangkan awak media walau telah  terkirim ke telepon selulernya.
Sedangkan Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing saat dikonfirmasi malah membantah bahwa pihaknya ada melakukan penangkapan pelaku Narkoba itu.
“Yang mana…..Kasus apa?,” ungkapnya pura-pura tidak mengetahui.
Terpisah, salah seorang wartawan inisial B ketika ditanyakan tentang kebenaran mobil avanza biru milik personil Polisi medan kota, membenarkan hal tersebut.
“Sering kok parkir di depan Polsek Medan Kota,” ungkapnya.
Selanjutnya, Jumat (9/6/2017) awak media ini kembali mendatangi Hamid, Kepala Lingkungan ketiga pelaku.
Ternyata, sesuai dengan keterangan Kapolsek Medan Kota terbantahkan dengan pengakuan Hamid.
Dikatakan Hamid, bahwa benar yang menangkap pelaku dari Polsek Medan Kota.
“Sore sebelum Ashar, saya dijemput salah seorang personil dan saya tanyakan dari unit  mana, personil tersebut menjawab dari Polsek Medan Kota.
Mengakhir pembicaraannya, Hamid mengatakan bahwa Majelus tersebut itu sudah 3 kali keluar masuk penjara, namun ketika ditangkap, pelaku tidak sampai menjalani hukuman lebih dari satu tahun.
“Mereka itu memang meresahkan masyarakat dan perusak anak bangsa. Kalau nanti saya dengar bahwa mereka dibebaskan maka saya akan ceramah jumatan tentang Oknum polisi nakal yang melepaskan 3 pengedar sabu,” pungkasnya. (Tim)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »