Bupati Simalungun JR Saragih Resmi Tutup Safari Ramadhan 2017 di Simalungun

SIMALUNGUN– IvoryNews.co.id

Safari Ramadhan Simalungun 2017 resmi ditutup, penutupan pelaksanaan safari ramadhan Simalungun 2017 ini dilakukan di Masjid As-Syuhada di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun, Sumatera Utara.

Penutupan Safari Ramadhan Simalungun 2017 selain dihadiri Bupati Simalungun JR Saragih juga dihadiri oleh Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga, Ustadzah Tan Mei Hua dari Surabaya, anggota DPRD Simalungun, Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf. Oni Kristiono Goendong, Tokoh masyarakat Islam di Kabupaten Simalungun Tuan Guru Ahmad Syakban Arrahmani Rajagukguk serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Simalungun dan Polres Simalungun.

Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga mengatakan dengan adanya penutupan pelaksanaan Safari Ramadhan 2017 di Kabupaten Simalungun ini menandakan bila Kabupaten Simalungun adalah wilayah yang memiliki rasa kebersamaan meskipun memiliki banyak suku dan ras serta agama serta budaya yang berbeda.

“Meskipun sudah menginjak hari ke-20 dan berbuka puasa ke-7 bersama Bapak JR Saragih di Kabupaten Simalungun ini menjadi bentuk keperdulian terhadap umat Muslim di Simalungun,” bebernya, Rabu (14/6/2017).

Diakuinya, pelaksanaan safari ramadhan tahun ini menjadi paling besar dari tahun sebelumnya. Terlebih, untuk tahun 2017 dikunjungi 200 masjid.

“Jumlah masjid di Simalungun ada 830, kalau hanya 50 satu tahun jadi butuh waktu 16 tahun, semasa kepemimpinan kita sudah dijalani oleh Tim Safari Ramadhan Simalungun, paling banyak dikunjungi 40 masjid di seluruh Sumatera Utara terkecuali Simalungun mencapai 200 masjid,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan Pemerintahan Kabupaten Simalungun memberikan apresiasi sebesarnya untuk pengurus masjid sebagai tempat pelaksanaan penutupan safari ramadhan 2017.

“Semoga dalam berbuka puasa bersama ini bisa menjalin tali silaturahmi sehingga di tahun mendatang Simalungun bisa menjadi lebih baik lagi, jika ada kekurangan dan tidak ada satu pun bawahan yang salah saya minta maaf sebesarnya,” bebernya.

Selain itu, Ustadzah Tan Mei Hua mengutarakan dengan adanya buka puasa bersama Pemerintahan Kabupaten Simalungun dengan masyarakat menjadi gebrakan luar biasa dari kepala daerah yang dalam hal ini adalah Bapak JR Saragih yang mampu merangkul umat Muslim secara keseluruhan

“Hal ini jarang kita lihat terlebih di jaman sekarang, di mana kerukunan beragama sangat terlihat di Simalungun apalagi kita ketahui beliau (JR Saragih-red) dari agama yang bukan Muslim. Toleransi beragama diwujudkan di Simalungun, bahkan dalam menyikapi persoalan dilakukan dengan cara yang dewasa,” tukasnya.

Seperti diketahui, dalam penutupan safari ramadhan Simalungun 2017 juga ditandai dengan pemberian 10 ekor sapi dan 30 ekor kambing yang diberikan oleh Pemerintahan Kabupaten Simalungun serta pembagian kartu BPJS, santunan anak yatim piatu serta pemberian penghargaan MURI Indonesia kepada Simalungun sebagai Kabupaten yang menyelenggarakan buka puasa bersama terbanyak berjumlah 18 ribu orang. (MSian)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »