Ketum Perindo Kritis soal Kesenjangan Ekonomi, Ketua IMM: SMS Hary Tanoe Jadi “Sasaran Tembak” Kejaksaan

MANADO –- IvoryNews.co.id
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo merupakan sosok yang sangat kritis dengan masalah kesenjangan ekonomi masyarakat Indonesia. Hal itu yang dinilai menjadi salah satu penyebab Hary Tanoe mendapat “sasaran tembak” Kejaksaan Agung dengan mempermasalah pengiriman pesan singkatnya kepada Jaksa Yulianto.
Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Taufan Putra Revolusi Korompot melihat bahwa kondisi bangsa sedang memprihatinkan, terutama dalam konteks penegakan hukum, di mana institusi hukum sudah digunakan untuk alat kekuasaan, sehingga dengan mudahnya untuk menyerang siapa yang disukai maupun tidak disukai, mulai dari kasus Amien Rais misalnya sampai hari ini terakhir kepada Hary Tanoe.
“Kita melihat dalam kajian kita, posisi Pak Hary Tanoe ini memang saat ini kritis, bicara kesenjangan ekonomi dan sebagainya, termasuk sistem ekonomi hari ini yang mungkin tidak menguntungkan masyarakat Indonesia. Inilah yang menjadi sasaran tembak, sehingga dengan menggunakan pintu masuk pada hal-hal yang sepele, seperti SMS yang katanya mengancam, padahal sudah dari awal tahun (2016) tapi baru hari ini diangkat,” katanya, Kamis 29 Juni 2017.
Korompot melihat ada indikasi-indikasi tertentu yang memang untuk meredam Hary Tanoe atau seperti apa itu, bahwa memang hari ini hukum di Indonesia ini sudah sangat memprihatinkan, hukum digunakan sebagai alat kekuasaan untuk meredam siapa yang disukai dan tidak disukai.
“Kami melihat memang ada kriminalisasi pada Pak Hary Tanoe, sama seperti tokoh-tokoh yang lain, seharusnya rezim hari ini tidak harus seperti itu, harusnya berpikir produktif,” lanjutnya.
Menurut Korompot, masih banyak kasus-kasus kebangsan yang harus diselesaikan oleh pemerintah dan penegak hukum…(Det)
(fzy)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »