Koko, Anak Bupati Batubara Serang Wartawan Saat Sidang Di PN Medan

Medan, — punyaberita.com
OK Muhamad Kurnia Aryeta alias Koko, anak kandung dari Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen membuat gaduh di Pengadilan Negeri (PN) Medan saat dirinya disidangkan, Kamis (13/7/2017) siang.
Koko yang dititipkan di LP Tanjung Gusta, tertangkap saat pesta narkoba di penginapan kelas melati yang berada di daerah Sunggal Medan ketika razia penginapan, Sabtu malam (7/7), saat ini dalam persidangan di ruangan Cakra 6 telah memasuki tahap mendengarkan keterangan dari saksi.
Namun setelah keluar dari ruang sidang, tersangka secara tiba-tiba berlari menuju arah pengunjung ruang sidang disertai beberapa orang yang diduga bodyguardnya dan yang menjadi sasaran tersangka adalah awak media DN7 yang sedang meliput sidang koko “Apa kau ? Mau mati kau ?” kata anak bungsu Bupati Batubara tersebut.
Diduga tersangka merasa malu karena kehadiran awak media yang beberapa kali mengabadikan fotonya, ucap RM, wartawan yang dikejar tersangka.
“Tugas saya mencari berita, apa salah saya foto tersangka, saya kan cuma foto dan langsung dikejar tersangka. Padahal tangannya masih diborgol dan bajunya dipegang sama petugas, itu pun bisa tersangka kejar saya”, Pungkas RM dengan kesal.
Tak hanya sampai disitu, RM juga diancam tersangka “Kau lihat nanti ya,”  ujar Koko yang langsung dipiting pengawal tahanan menunju sel sementara Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Informasi yang dihimpun, Koko yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Mirza Hafid (24), pegawai honorer BNPB Pemkab Batubara pernah ditangkap Sat Polres Batubara karena diduga kepemilikan narkoba jenis sabu sabu dan mengendari mobil Suzuki Swift plat palsu (BK 3012) di daerah Tanjung Gading, Kec Air Putih, Kab Batubara. Saat itu keduanya hanya menginap tiga malam saja di Polres Batubara dengan alasan direhabilitasi. (tim)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »