Penanganan Jalan Jadi Mudah Rusak karena tambal sulam dan tidak dibarengi drainase yang baik

Medan, — punyaberita.com
Warga dan pengendara yang melintasi Jalan Petunia, Namu Gajah, Kec. Medan Tuntungan, harus ekstra hati-hati karena kondisi ruas jalan tersebut yang rusak parah. Kerusakan jalan dipicu karena sistem tambah sulam dan sistem drainase yang tidak berfungsi, dampaknya jalan jadi gampang sekali rusak dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Menurut warga sekitar, kerusakan  ruas Jalan Petunia, Namu Gajah, Kec. Medan Tuntungan sudah lama dibiarkan. Saat ini  kondisinya seperti kubangan kerbau. Warga semakin khawatir akan aksi kejahatan karena ruas jalan tersebut gelap gulita pada malam hari. “Dulu ada PJU tapi hanya sebagian,” ujar rizal,35, Jum’at (14/7/2017).
Jalan Petunia
Warga berharap Pemerintah Desa segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut dan menyediakan PJU agar pengendara terhindar dari kecelakaan dan aksi kejahatan. “Sudah cukup lama ini jalan tidak ada perhatian. Saya juga bingung ada apa dan kenapa pejabat Pemerintah Desa seperti tutup mata dengan kondisi infrastruktur di wilayah Desa Namu Gajah, Kec. Medan Tuntungan ini,” kata Linda, 29, Desa Namu Gajah.
Keluhan serupa diungkapkan Udin, 48, sopir angkot nomor 118. Ia mengaku kecewa atas minimnya perhatian dari Pemerintah Desa terhadap jalan menuju pool stasiun yang berada di Perumahan Puri Anom Asri yang saat ini kondisinya rusak. “Kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama dan sudah mengganggu aktivitas warga, khususnya kami para sopir angkot. Biaya operasional jadi lebih tinggi akibat sering mengganti spare part mobilnya,” tukasnya. (Loly)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »