Ketua PC IMM Tapsel: Rektor UMTS Layak Maju di Pilkada Sidimpuan

punyaberita.com –  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Padangsidimpuan pada tahun 2018 akan segera dilaksanakan. Sebagaimana biasanya, Pilkada selalu saja  menarik dengan berbagai problematika yang mengikutinya. Dimulai dari persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai dengan pendaftaran kandidat, termasuk oknum yang bermunculan dengan berbagai visi-misinya.

Secara perlahan di Kota Padangsidimpuan juga semakin marak dengan bermunculannya spanduk para Bakal Calon Walikota, baik dari muka baru dan lama. Dari berbagai latar belakang profesi, tetapi masih di dominasi orang-orang politik. Yang kemudian menarik adalah tidak adanya kandidat yang muncul dari kalangan akademisi. Padahal menurut beberapa kalangan masyarakat, terutama aktivis gerakan mahasiswa. Sudah seharusnya figur dari dunia aktivis terlibat dalam pilkada ini, sentuhan kaum akademisi dengan khas intelektualnya dianggap paling tepat untuk membenahi banyaknya persoalan Kota Padangsidimpuan.
Terkait hal itu, Zulham Hidayah Pardede, aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah Padangsidimpuan yang juga Ketua Umum PC IMM Tapsel Padang Sidimpuan menyatakan persetujuannya tentang opini bahwa sudah saatnya masyarakat bersama-sama mendorong partai agar melirik kaum akademisi yang ada di Kota Padangsidimpuan. Salah satu figur yang cukup familiar adalah Mukhsana Pasaribu MA, Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS).
“Secara pribadi saya sepakat kalau Kota Padangsidimpuan ini butuh sentuhan dari kaum akademisi murni. Tentang Kakanda Mukhsana Pasaribu MA, Rektor UMTS yang dinilai beberapa kalangan layak untuk memimpin Kota Padangsidimpuan adalah sebuah kabar gembira. Saya merasa beliau punya peluang dan sangat menjanjikan. Pengalaman memimpin kampus UMTS dengan nama besarnya tentu menjadi modal yang sangat berharga. Tapi sekali lagi, semua itu kembali ke beliau. Mudah-mudahan beliau berkenan menempuh jalur pilkada ini untuk membenahi Kota Padangsidimpuan yang lebih baik,” ujar Zulham.
“Terlepas sebagai kader Muhammadiyah, saya akan sangat mendukung setiap kandidat yang punya perhatian khusus terhadap pening-katan pendidikan dan pemberantasan korupsi. Siapapun kandidatnya, saya pikir dua poin tersebut harus dijadikan prioritas kerjanya,” pungkas Zulham sekaligus mempertegas bahwa statemen yang ia keluarkan bukanlah sikap organisasi yang ia pimpin.
Sumber : beritasumut

Mungkin Anda Menyukai

Translate »