Bertempur untuk Kurdi, Bekas Tentara Inggris Ditangkap di Turki

punyaberita.com –  Seorang veteran tentara Inggris ditangkap aparat Turki setelah diduga bertempur untuk kelompok Kurdi yang dianggap Ankara sebagai teroris.

Pria yang secara lokal sebagai “Joseph AR” ditangkap di kota wisata pesisir laut Aegea Didim, provinsi Aydin pada Jumat (28/7/2017).

Selain menangkap Joseph, aparat juga membawa seorang warga Bulgaria tetapi pria tersebut kemudian dibebaskan dengan pengawasan pengadilan.

Pria yang diciduk kepolisian Turki itu adalah mantan tentara Inggris Joe Robinson asal kota Leeds dan warga Bulgaria itu adalah tunangannya, Mira Rojkan.

Ibu kandung Mira juga sempat ditahan kepolisian tetapi kemudian dibebaskan tanpa dikenai dakwaan.

Robinson ditangkap salah satunya karena memasang foto diri tengah mengenakan seragam militer tengah bertempur bersama Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah.

Kantor berita Turki, Anadolu mengatakan, kepolisian Turki melakukan penggerebekan yang akhirnya menangkap Robinson setelah menerima informasi lewat surat elektronik.

“Mereka menangkap kami di pantai saat kami berlibur bersama ibu saya,” kata Rojkan kepada harian The Guardian.

Di mata pemerintah Turki, YPG adalah kelompok teroris cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang mengangkat senjata melawan Ankara sejak 1984.

Namun, pemerintah Amerika Serikat menganggap YPG, milisi bersenjata utama dalam melawan ISIS di Suriah, sebagai sekutu utama.

Amerika Serikat secara terbuka mengirimkan persenjataan untuk YPG yang terlibat dalam operasi militer merebut kota Raqqa dari tangan ISIS.

YPG juga menarik minat banyak warga asing untuk bergabung, bahkan banyak dari mereka tak memiliki keturunan Kurdi, untuk ikut memerangi ISIS di Irak dan Suriah.

Menurut harian Hurriyet, Robinson kepada kepolisian mengaku sudah tiga bulan berada di Suriah untuk menjadi tim medis bagi YPG.

Robinson mengaku, dia berlatih menembak bersama YPG tetapi belum pernah terlibat dalam baku tembak.

Sebelumnya, Robinson juga menceritakan pengalamannya bersama YPG dalam sejumlah wawancara dengan media massa Inggris.

Robinson pernah bertugas di Afganistan bersama militer Inggris pada 2012 dan pergi ke Suriah pada 2015 untuk bekerja sebagai tim medis YPG.

Sumber : kompas

Mungkin Anda Menyukai

Translate »