Duuh! Korut Tegas Tolak Rayakan Hari Pembebasan Nasional Bareng Korsel

punyaberita.com –  Korea Utara (Korut) kembali bersikap angkuh dengan menolak tawaran Korea Selatan (Korsel) untuk merayakan Hari Pembebasan Nasional bersama-sama. Sebagaimana diketahui sebelumnya Korut juga telah menolak ajakan berunding Negeri Ginseng untuk berunding terkait uji coba rudal.

Hari Pembebasan Nasional sendiri merupakan hari yang menandai berakhirnya kependudukan kolonial Jepang di tanah Korea. Perwakilan pihak Korsel dari panitia Joint Declaration Committee menyatakan, mendapatkan jawaban dari Korut atas tawaran tersebut pada Rabu 2 Agustus.

“Kami telah menerima kabar dari Korut dan mereka menyatakan, bahwa akan sulit mengadakan peringatan Hari Pembebasan Nasional bersama-sama,” ujar perwakilan Korsel yang tidak disebutkan namanya tersebut sebagaimana dinukil dari UPI, Kamis (3/8/2017).

Pihak panitia menambahkan, alasan kuat Korut dalam menolak tawaran itu salah satunya adalah akibat tindakan Korsel yang menggelar latihan militer gabungan dengan Amerika Serikat (AS). Sejauh ini pihak Korut sendiri nampak tidak terlalu berminat dengan wacana perdamaian guna menjalin hubungan baik dengan negara kembarannya tersebut.

Korut juga sebelumnya tak segan menolak tawaran bantuan kemanusiaan termasuk pasokan obat-obatan dari Presiden Korsel, Moon Jae-in pada April 2017. Presiden Moon sendiri saat menjabat telah berjanji akan untuk melakukan pendekatan rekonsiliasi atau mengutamakan diskusi dalam memperbaiki hubungan dengan Pyongyang.

Namun, serangkaian uji coba rudal yang terus dilakukan oleh negeri tertutup itu telah membuat Moon mengubah kebijakannya. Dan memilih mengambil sikap tegas guna menekan Korut agar mau melakukan denuklirisasi serta menghentikan aktivitas uji coba rudal. Bahkan kini Korsel juga telah menyebarkan sistem anti-rudal di sejumlah titik.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »