DPRD Sumut Akan Tinjau Langsung Tanah Ulayat di Lau Cih

punyaberita.com – Menanggapi kasus sengketa lahan ulayat Sibayak Lau Cih, Kabupaten Deli Serdang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara akan turun meninjau lokasi tersebut untuk mendengar langsung keluhan masyarakat.

“Setelah kami melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa hari lalu, maka Komisi A akan turun pada Selasa (15/8) mendatang untuk melihat langsung permasalahan yang terjadi disana. Tanah di Lau Cih itu kan tanah ulayat, pihak PTPN II yang melakukan aktivitas ada juga, BPN yang mengeluarkan sertifikat. Nah, pada saat kunjungan itulah kita lihat nanti dimana permasalahannya,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Syamsul Qodri Marpaung, kepada Analisadaily.com, Selasa (8/8).

Syamsul menjelaskan, berdasarkan hasil RDP, Komisi A DPRD Sumut merekomendasikan sampai tanggal 15 Agustus 2017, baik masyarakat maupun pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan.

“Namun waktu dilakukan rekomendasi dalam RDP tersebut, masih ada aktivitas yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Melihat itu masyarakat langsung khawatir dan sempat balik ke gedung DPRD Sumut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syamsul menuturkan, Komisi A DPRD Sumut telah melakukan diskusi secara internal terkait masih adanya aktivitas yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Bahkan dalam aktivitas tersebut juga terlihat aparat kepolisian yang mengawasi mereka.

“Maka Komisi A meminta Badan Musyawarah DPRD Sumut untuk ke Mabes Polri menanyakan aktivitas tersebut apakah memang prosedural sebagaimana lembaga kepolisian tidak menghargai DPRD. Kita juga akan ke Kementerian BUMN untuk membicarakan kepada mereka tentang aktivitas PTPN II di lapangan. Padahal sudah kita minta untuk tidak ada aktivitas,” tegasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »