KPK Usut Keterlibatan Transmart Dalam Kasus Suap Wali Kota Cilegon

punyaberita.com – Pimpinan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Saut Situmorang menuturkan, pihaknya akan mengusut keterlibatan petinggi Transmart, dalam pusaran kasus dugaan suap Wali Kota Cilegon Banten, Tubagus Iman Ariyadi.

“Nanti kita dalami seperti apa kelanjutannya, ‎penyidik akan menindaklajuti sejauh apa peran setiap pihak yang disebutkan.

Dalam kasus ini, kpk telah menetapkan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi, sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan perizinan proyek pembangunan di Transmart Kota Cilegon. Dia diduga menerima suap senilai Rp 1,5 miliar dari dua perusahaan BUMN yaitu, PT Krakatau Inustrial Estate Cilegon (PT KIEC) dan PT Brantas Abipraya (PT BA).

Saut mengatakan, untuk mengusut kasus ini, penyidik akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap para petinggi Transmart. Hal tersebut guna mengetahui alur dugaan suap dari PT KIEC dan PT BA terhadap walikota Cilegon.

“Ya (akan diperiksa). Perlu waktu untuk mendalaminya.

Tersangka Lain

Selain Tubagus Iman, KPK juga menetapkan tersangka pada Kepala BPTPM Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, Projek Manager PT Brantas Abipraya (BA) Bayu Dwinata Utama, Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Tubagus Donny Sugihmukti, Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro serta Hendy selaku pihak swasta.

Keenam orang tersebut terjaring operasi tangkap tangan pada Sabtu 22 September 2017 malam. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK mengamankan uang tunai Rp 1,152 miliar.

Uang tersebut merupakan bagian dari komitmen fee senilai Rp 1,5 miliar. Uang tersebut diberikan melalui transfer dari PT KIEC dan PT BA melalui Cilegon United Football Club agar dikeluarkan perizinan mal Transmart.

Usai penetapan tersangka, KPK langsung menjebloskan lima orang ke rumah tahanan yang berbeda. Sedangkan Tubagus Donny hingga kini belum ditahan.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi soal kasus dugaan suap perizinan Transmart yang menjeratnya, Iman berkilah, dengan menyebutkan pemeriksaan terkait sponsorship klub bola Cilegon.

“Jadi kasus tadi berkaitan dengan soal sponsorship klub sepakbola kota Cilegon. (Bukan) berkaitan dengan perizinan (Transmart),” ucap Iman sambil menuju mobil tahanan KPK.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »