Menhan Mattis Tegaskan AS Ingin Solusi Diplomatik Atas Krisis Korut

punyaberita.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis menegaskan bahwa pemerintahnya menginginkan solusi diplomatik atas meningkatnya krisis nuklir dengan Korea Utara (Korut).

“Kami menjaga kemampuan untuk menangkal ancaman-ancaman paling berbahaya dari Korea Utara, namun juga mendukung para diplomat kami dengan cara membuat ini selama mungkin di jalur diplomatik,” kata Menhan Mattis saat kunjungan kenegaraan di New Delhi, India.

“Itu tujuan kami, untuk menyelesaikan ini secara diplomatik, dan saya percaya bahwa Presiden Trump telah sangat jelas mengenai hal ini,” imbuh Mattis.

Pernyataan Mattis ini tampaknya dilakukan untuk meredakan ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-Un terlibat perang kata-kata yang makin memanas.

Sebelumnya pada Jumat (22/9) lalu, Kim mengejek Trump sebagai “manula pikun dan orang gila”. Komentarnya itu dilontarkan setelah dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Trump mengancam akan menghancurkan Korut secara total jika terus mengancam AS ataupun sekutunya. Trump juga mengejek Kim sebagai “manusia roket dalam misi bunuh diri”.

Tak lama kemudian, juga dalam sidang Majelis Umum PBB pada Sabtu (23/9) waktu setempat, Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho mengingatkan bahwa serangan rudal Korut ke daratan AS tak terelakkan setelah “Presiden Jahat” Trump mengejek pemimpin Korut Kim Jong-Un sebagai “manusia roket”.

Kemudian Trump pun merespons pernyataan Ri tersebut. “Baru saja mendengar Menteri Luar Negeri Korut berbicara di PBB. Jika dia menggaungkan pikiran Manusia Roket Kecil, mereka tak akan bertahan lebih lama lagi,” tulis Trump dalam postingannya di Twitter seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (24/9/2017). Tidak jelas apakah Trump mengacu ke Ri dan Kim, atau Korut secara lebih luas dalam kicauannya itu.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »